IIDI Selenggarakan Sosialisasi Reproduksi Bersama Remaja Masjid Istiqlal



Jakarta, Remaja Masjid Istiqlal - Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) menyelenggarakan Sosialisasi Reproduksi Remaja di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad (12/12/2021). 

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Ke-67 ini, dinilai sangat edukatif bagi para remaja. "Penting untuk remaja mengetahui hal reproduksi, jangan sampai remaja kita menjadi fiktif dan menjadi korban," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam sambutannya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (12/12/2021).

KH Nasaruddin berterima kasih kepada IIDI karena telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi remaja, khususnya remaja di Masjid Istiqlal. "Semoga kedepannya bisa selalu sehat remajanya." 

Imam Besar Masjid Istiqlal juga berharap kedepannya kegiatan terkait kesehatan remaja bisa dilangsungkan secara nasional di Masjid Istiqlal. "Kami sangat senang hati karena peranan dokter itu sama perannya seperti Istiqlal, kalau dokter menyehatkan jasmani, sedangkan Istiqlal menyehatkan rohani." 


Seimbang dengan itu, KU PB IIDI Dra. Farida Rohadji MS juga menyampaikan, bahwasanya sosialisasi tentang reproduksi pada remaja dinilai sangat penting guna melahirkan generasi emas pada tahun 2045. "Sosialisasi ini dilangsungkan guna menyiapkan generasi muda yang sehat, agar nantinya bisa menyiapkan generasi penerus yang unggul."

Farida menyebutkan, dalam mempersiapkan generasi penerus yang unggul memerlukan pembekalan, salah satunya memperhatikan kesehatan reproduksi. "Untuk menghindari penyakit yang tidak diinginkan, kita harus menjaga kesehatan reproduksi, jangan dianggap spele." 

Menyeimbangi pesan di atas, dr. Vidya Novita Indriani serta dr. Nur Hafiz Ramadhona, memaparkan langkah yang bisa remaja tempuh dalam hal menjaga kesehatan reproduksi, di antaranya sebagai berikut. 

1. Makanan yang Baik dan Sehat 

Pada poin pertama ini, Islam juga sudah mengaturnya. Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah, 2:168, artinya sebagai berikut.  

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi…” (QS. Al Baqarah, 2:168). 

2. Pola Tidur yang Baik 

Pada pola tidur, kita dianjurkan memperhatikan secara kuantitas dan kualitas. "Jika pola tidur secara kuantitas dan kualitas bisa terjadi, maka organ reproduksi utama bisa digunakan secara maksimal," tutur dr. Vidya.

Adapun dr. Ramadhona menyebutkan, hidup sehat bisa diikhtiarkan dengan mengatur pola tidur pada malam hari dengan kuantitas waktu sebanyak 7 sampai 8 jam sehari, hal itu perlu dilakukan secara terus-menerus.


3. Olahraga yang Kontinu 

Pola olahraga dianjurkan yang memadai dan sesuai dengan syariat Islam. dr. Ramadhona menganjurkan untuk pria melakukan olahraga seperti lari pagi, bersepeda dan berenang.

Di samping itu, dr. Vidya juga menganjurkan untuk melangsungkan olahraga secara kontinu. Hal ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan organ reproduksi internal yang ada di daerah perut. "(Organ reproduksi yang ada di perut) semuanya berdekat-dekatan, jadi harus dijaga keseimbangannya." 

"Dengan olahraga kita membuang racun menggunakan keringat, meningkatkan rasa bahagia dan mengurangi stress karena ada endrofin," papar dr. Vidya. 

4. Perkaya Wawasan dengan Edukasi 

Sebagai muslim, kita harus terus mengedukasi diri dengan ilmu secara formal dan informal baik tentang dunia maupun akhirat. 

"Pola edukasi untuk menambah wawasan formal dan informal, dan harus kontinu (saat mempelajari) ilmu akhirat dan ilmu dunia. Pengetahuan dipastikan kebenarannya serta wawasan adalah hal yang mendasari kita untuk mengetahui sesuatu," dr. Vidya.


5. Perhatikan Lingkungan Pergaulan 

Lingkungan pergaulan akan mempengatuhi kita. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, artinya sebagai berikut. 

"Hanyalah perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk itu ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi bisa jadi akan memberimu minyak wangi atau Engkau bisa membeli minyak wangi darinya. Dan kalaupun tidak, Engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) akan mengenai (membakar) pakaianmu. Dan kalaupun tidak, Engkau tetap mendapatkan bau asap yang tidak sedap." (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628) 

Lingkungan pergaulan juga bisa menjadi wujud ikhtiar kita menjaga diri, agar senantiasa sehat dan tidak terjerumus pada pergaulan bebas. "Kuat pendirian, percaya diri, caranya dengan berprasangka baik kepada Allah, percaya dengan diri sendiri. (Jadilah) cerdas dan berwawasan. Harus percaya kepada orangtua, perkenalkan keluarga kita ke teman, dan  perkenalkanlah prinsip keluarga kita ke teman." 

Dengan terus menjaga diri dan kesehatan reproduksi sejak remaja, diharapkan Indonesia bisa memiliki generasi emas pada 2045, yaitu generasi yang sehat, bagus, cerdas, serta unggul. 


Menanggapi sosialisasi kesehatan reproduksi, pengurus Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal (ARMI) Abdul Rohim menyampaikan terima kasihnya kepada para pemateri sosialisasi reproduksi. "Alhamdulillah hari ini sangat meriah dan banyak ilmunya, karena kita belajar tentang apa yang kita belum tahu sebelumnya, (yaitu) tentang reproduksi remaja, dan materi (yang disampaikan) juga sangat berbobot, untuk itu terima kasih pematerinya," ungkapnya.

Pengurus ARMI lainnya Muhammad Hafiz Habibullah, juga menanggapi materi dr. Ramadhona terkait tidur yang ideal dengan kuantitas tujuh sampai delapan jam, bahwasanya hal itu masih perlu diusahakan bagi remaja, khususnya dia yang sudah bekerja. "Karena kalau seorang engineering, masih harus pandai-pandai mencuri waktu untuk tidur."

Pengurus ARMI Rima Syukhria juga mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Dia berharap kegiatan seperti ini akan dilangsungkan secara rutin. "Kegiatan sosialisasi reproduksi ini bagus banget, apalagi buat kita yang usianya sudah beranjak dewasa, dan ini tu ilmu, dan pengisinya juga ramah banget, kalau bisa ini tuh dilaksanakan secara rutin." 

"Jaga kesehatan kita karena kesehatan kita itu penentu masa depan kita, apalagi di generasi emas 2045 nanti," pungkas Rima.

Kegiatan yang penuh tanggapan baik dari para remaja ini turut dihadiri para pengurus Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal dan Marching Band Istiqlal Jakarta. 


Penulis: Nurul Fajriyah
Foto: Abdul Rohim
Penyunting: Redaksi Media Kreatif ARMI

Posting Komentar

0 Komentar