Sebait Pesan untuk Sosok yang Hebat, Dirimu

ilustrasi/freepik

Jakarta-"Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan untuk menguji kekuatan akarnya"
~ Yaa Amirul Mu'minin Ali bin Abi Thalib

Bagaimana kabarmu? Masihkah kuat menghadapi hari yang diamanahkan oleh-Nya?
Apakah hari ini masih terasa begitu berat? Bagaimana dengan setiap masalah yang berhadapan denganmu? Apakah ia masih begitu kuat membelit?

Sebentar, jangan dulu kita goyah, lalu terpuruk dalam kesedihan. Beri jeda pada waktu, sabarlah dahulu, Allah yang Maha Baik itu sedang mempersiapkan setiap inci kebaikan, untuk dirimu.

Bukalah mata, kita bisa amati sekeliling, dan tersenyum, sebab itu bisa menjadi pertanda, Ia masih memberi kita kepercayaan untuk melangkah, satu demi satu langkah dalam kehidupan.

Berbahagialah, karena Allah memberi ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya, untuk mematangkan jiwa, dan kamu adalah orang hebat itu.

Betapa setiap hari, dari setiap ujian kehidupan yang kita hadapi, kita tetap bisa merasakan ada beribu-ribu nikmat yang Allah beri, disisi yang lain.

Barangkali kita juga tidak sanggup untuk menghitungnya, nikmat yang seperti apa?

Nikmat bisa datang dari apa yang kita bisa syukuri, misalnya, saat Allah masih memberi kesempatan kita untuk bernafas, menjalani hidup, juga tertawa saat ada orang yang membuat kita tertawa, atau diberi Allah kemudahan untuk melihat.

Bersyukurlah saat kita masih diberi kesempatan untuk merasakan itu semua. Dalam deru nafas disetiap detiknya, melihat kemegahan ciptaan Allah dengan bebas, bahkan tertawa saat perasaan kita tidak baik-baik saja.

Sebesar dan serumit apapun masalah yang dihadapi, cobalah untuk bangkit lagi dan lagi, bangkit dan tetap melangkah hingga kita sampai pada tepi bahagia yang telah didamba.

Selalu ada makna kebaikan dalam setiap ujian kehidupan setiap seseorang, juga kita.

Bisa jadi, sebenarnya pada kondisi demikianlah, kita diminta untuk memenuhi panggilan-Nya, Ia meminta kita dekat, yang barangkali selama ini sudah lama berjalan menjauh dari-Nya.

Bisa jadi, pada kondisi terpuruk itulah, kita menemukan cahaya cinta-Nya.

Bisa jadi, Allah ingin menguji kita sebagai hamba-Nya, untuk selalu bersyukur akan nikmat-Nya yang masih tidak sengaja kita lalai terhadapnya.

Jika suatu saat bertemu dengan tujuan yang tidak sesuai dengan keinginan diri, jangan khawatir, terus berlayar dan hadapi setiap ombak yang kau temui. Yakinlah bahwa Allah punya rencana yang lebih baik, lebih dari apa yang kita rencanakan.

Bahwasannya memang, ujian didatangkan Allah hanya untuk menjadikan kamu semakin kuat dan berserah diri kepada-Nya, bukan untuk membuatmu terpuruk.

"angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, tapi untuk menguji kekuatan akarnya."

Dan dari semua itu, kita harus bisa mengambil hikmah dalam segala ujian kehidupan yang kita lewati, sama seperti halnya akar yang diuji angin untuk tahu seberapa kuat ia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu punya rencana, dari setiap hal yang terjadi pada diri kita. Kemudian setelahnya kita yang harus belajar, untuk mengeja makna, dan dapati hikmah dibalik setiap rencana-Nya.



Penulis : Siti Komariyah
Penyunting : Redaksi Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal Jakarta

Posting Komentar

0 Komentar