3 Tips Berkomunikasi dengan Baik


Jakarta, Remaja Masjid Istiqlal - Komunikasi merupakan hal yang lumrah dilakukan manusia. Dalam menuainya dengan baik, kita bahkan memerlukan bimbingan dan pembiasaan.

Melihat pentingnya komunikasi, sedari dini kita terus dibimbing orang tua, agar senantiasa melibatkan sopan santun dalam berkomunikasi. 

Dalam  HR Muslim no. 222, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaknya dia berkata baik atau diam." (HR Muslim no 222)

Dengan landasan tersebut, Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf dalam acara Majelis Taklim Pemuda Istiqlal, membagikan 3 tips yang bisa diterapkan saat berkomunikasi. Di antaranya sebagai berikut.

1. Perhatikan Kondisi Lahir dan Batin

Hal pertama ketika ingin menyampaikan suatu hal, hendaknya kita memperhatikan kondisi lahiriyah dan batiniyah sebagai penyampai pesan. 

Maksudnya apa?

Maksudnya adalah, memperhatikan kualifikasi diri sebagai penyampai pesan. Misalnya, pastikan pakaian dan kondisi diri kamu dalam keadaan bersih, dan wangi. Kemudian sampaikan dengan cara yang sopan. 

Adapun mengenai kondisi batin, kondisi kebersihan batin yang bisa kamu tempuh ialah dengan memperbanyak zikir.

2. Jaga Volume Suara

Kedua, jaga volume dan intonasi bicara. Habib Geys mengingatkan kita untuk tidak perlu meninggikan volume suara, apalagi sampai berteriak atau membentak saat berkomunikasi dengan orang lain. 

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh daripada jarak antara timur dan barat." (HR Bukhari dan Muslim).

Berkomunikasilah dengan jelas dan santun. Jangan menimbulkan prasangka yang buruk, apalagi membuat orang lain sakit hati. Mohonkanlah diri kepada Allah subhanahu wata’ala untuk senantiasa menciptakan makna yang baik pada setiap pembicaraan yang kita lakukan. 

3. Dengarkan dan Hargai

Pada poin ketiga, Habib Geys berpesan agar kita terus mengingat bahwa orang lain juga perlu didengarkan penyampaiannya saat melakukan komunikasi dua arah. 

Oleh karenanya, kita perlu ingat, bahwasannya menghargai dan mendengarkan adalah poin penting untuk disertakan dalam berkomunikasi.

Begitulah tiga poin yang bisa kita amalkan dalam berkomunikasi. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan ya. 

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam." [HR Bukhari]


Penulis: Nurul Fajriyah
Foto: unsplash.com/@helloimnik
Penyunting: Media Kreatif Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal

Posting Komentar

1 Komentar

  1. nasi kotak surabaya
    Merupakan sub-brand dari Aqiqah Nurul Hayat yang melayani dan menerima pesanan untuk banyak menu nasi kotak dan catering untuk acara atau walimah non-Aqiqah seperti Khitanan, Ulang Tahun, Syukuran dan Acara Perkantoran

    BalasHapus