Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman mengenai bulan haji (musim haji) dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 197.
اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِيْ الْحَجِّ
Artinya: "Musim haji itu adalah beberapa bulan yang telah dimaklumi. Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata kotor/keji), berbuat fasik, dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji."
Keutamaan tanggal 1-10 Bulan Dzulhijjah
Mengutip dari ceramah Ustadz adi Hidayat mengenai keutamaan bulan haji ada banyak amalan yang dapat dilakukan yang apabila amal sholeh tersebut dikerjakan pada 10 hari akan mendapatkan
- Mengerjakan amal sholih di bulan ini berpotensi akan dicintai allah
- Allah akan mengampuni dosa pada orang yang mengerjakan amal sholih tersebut.
- Amalannya dianggap seperti pahala jihad fi sabilillah
Sebagaimana Hadits yang dikemukakan Abdullah bin Abbas pernah meriwayatkan sebuah hadis bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
“Tidak ada hari di mana amal saleh pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (yaitu sepuluh hari dari bulan Zulhijah). Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah, tidak pula dapat ditandingi dengan jihad fi sabilillah? Beliau menjawab: Iya, walaupun dengan jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali lagi (mati syahid)”. (HR. Bukhari No. 969)
Dengan demikian waktu ini merupakan sangat istimewa yang sangat disayangkan untuk ditinggalkan maka amal yang bisa dilakukan yakni
Tidak hanya menjalankan shalat wajib saja namun bisa di tambahkan shalat sunnah untuk memperbanyak amal kebaikan baik di pagi hari maupun pada malam hari seperti shalat - Tahajjud
- witir
- Hajat
- Duha
- Rawatib (Shalat Sunnah yang mengiringi shalat wajib)terbagi menjadi 2 qabliyah (sebelum shalat wajib) dan ba'diyah (setelah shalat wajib)
Ibadah ini berfungsi menyempurnakan kekurangan shalat wajib .Menginfakkan hartanya di jalan allah dengan cara berinfak kepada orang yang membutuhkan dengan menyisihkan sebagian harta kita untuk disalurkan kepada mereka para duafa atau anak yatim, dapat juga memasukan duit ke kotak amal di masjid , bisa juga dengan memberikan sedekah baik berupa makanan contohnya memberikannya kepada para orang jalanan
Puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah sangat dianjurkan bagi yang tidak berhaji atau yang sering kita kenal puasa tarwiyah.
Keutamaan: Melaksanakan puasa pada hari ini diyakini oleh sebagian ulama dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu.
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) Makna: Puncak ibadah haji di mana seluruh jemaah berkumpul di Padang Arafah untuk melakukan wukuf (berdiam diri, berdoa, dan memohon ampunan Allah SWT)
Keutamaan: Puasa ini sangat dianjurkan (sunah muakad) sunah yang dianjurkan bagi yang tidak berhaji dan memiliki keutamaan menghapus dosa selama dua tahun (satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang). Hari ini juga dikenal sebagai hari yang paling mustajab untuk berdoa dan hari di mana Allah SWT membebaskan banyak hamba-Nya dari api neraka
Memperbanyak bacaan dzikir sehari hari dengan mengucapkan kalimat Takbir اَللَّهُ أَكْبَرُ ( Allah Maha besar),tahlil لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ (Tidak ada Tuhan selain Allah),tahmid اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ (Segala Puji Bagi allah) dengan banyak berdzikir mengingat Allah hati menjadi tenang. Di bulan ini sangat sayang sekali untuk melewatkan baca Alqur'an dalam sehari . Jangan lalai dan lupa Pastikan kita membaca satu lembar / satu surah perharinya karena dengan membaca Alqur'an dapat
- Mendatangkan pahala (Membaca 1 huruf = 10 kebaikan)
- Meningkatkan iman dan takwa apabila kita mengaplikasikan amal shaleh dan menjauhkan segala larangan-Nya dalam kehidupan sehari-hari
- Agar mendapat syafaat kelak di hari kiamat.
Jamaah dapat melaksanakan
Haji Tamattu adalah ibadah haji yang mendahulukan pelaksanaan ibadah umrah terlebih dahulu daripada ibadah haji dalam satu musim. Jamaah melakukan ihram dari miqat untuk umrah, menyelesaikan rangkaiannya (tawaf dan sai), bertahalul, lalu berpakaian biasa. Kemudian, mereka kembali berihram untuk haji pada tanggal 8 Zulhijjah.
Namun harus melaksanakan Kewajiban Dam (Denda): Karena mengambil jeda dan menikmati fasilitas sebelum berhaji, jemaah yang melaksanakan Haji Tamattu' diwajibkan untuk membayar dam atau denda, biasanya berupa menyembelih 1 ekor kambing, berpuasa, atau bersedekah.
Amalan Khusus di bulan HajiHari Nahar ( penyembelihan )dan Tasyrik: 10-13 Dzulhijjah adalah hari raya dan hari untuk memperbanyak dzikir, takbir, dan penyembelihan qurban serta daging kurban yang telah disembelih dapat dibagikan kepada warga sekitar sehingga mereka dapat memasaknya untuk makan bersama keluarga dan sanak saudara pada hari raya idul Adha.
Pagi hari para masyarakat sudah bersiap-siap melaksanakan shalat idul Adha ,gema takbir di kumandangkan di seluruh penjuru masjid para jamaah berjalan dengan senang menuju masjid terdekat dan melaksanakan shalat Sunnah idul Adha.
Untuk melaksanakan rukun islam yang kelima maka para umat muslim yang mampu diharapkan dapat menunaikan haji hendaknya menabung dan mempersiapkan kondisi fisik yang sehat untuk dapat beribadah melaksanakan haji di baitullah.
Keunikan Perayaan Bulan Haji di Indonesia.
Di Indonesia, bulan ini punya nuansa yang beda. Karena mayoritas Muslim dan budaya lokal yang kuat, ibadah haji dan Idul Adha disambut dengan tradisi unik yang jarang ditemukan di negara lain.
Gema Takbir Keliling
Suasana yang Meriah pada Malam 9 Dzulhijjah, masjid, musholla, bahkan jalanan dipenuhi takbir keliling. Anak-anak bawa obor, bedug dipukul, mobil pick-up dihias sedemikian rupa . Ini bukan ritual wajib, tapi jadi cara masyarakat menjaga semangat hari raya dan menyiarkan syiar Islam.
Pengajian dan Doa Bersama untuk Jamaah Haji
(Walimatul safar )tradisi syukuran atau jamuan makan yang diadakan calon jemaah sebelum berangkat haji atau umrah untuk memohon doa keselamatan, kelancaran dalam ibadah, dan saling memaafkan antar sesama .
Kegiatan Ini bentuk solidaritas karena haji adalah ibadah yang berat secara fisik, mental, dan finansial.
Pasar Hewan Qurban kontemporer Menjelang Idul Adha.
lapangan kosong dan pinggir jalan berubah jadi pasar hewan kurban. Sapi, kambing, domba dari berbagai daerah didatangkan. Uniknya, tawar-menawar sering dibumbui guyonan dan kadang ada "sapi kontes" yang harganya ratusan juta. Ini jadi ajang musiman yang menggerakkan ekonomi peternak lokal karena banyaknya para pembeli hewan kurban.
Makna di Balik Tradisi-tradisi ini bukan sekadar seremonial. Fungsinya:
Memperkuat ukhuwah: Qurban dan takbir keliling bikin warga kumpul, para warga menggaungkan kalimat takbir secara bersama sama pada hari raya idul Adha
Aktivitas sosial : Membagikan daging kurban kepada masyarakat sekitar agar yang belum pernah makan daging dapat merasakan kenikmatannya.
Catatan : Yang Perlu Diingat Semua tradisi bagus selama tidak bertentangan dengan syariat. .
Tradisi lokal sebaiknya jadi pendukung, bukan menggantikan substansi ibadah.
Fokus utama Dzulhijjah tetap: memperbanyak takbir, puasa Arafah, qurban yang sesuai tuntunan, dan memperbanyak amal shalih
Sumber Referensi:
Tuasikal, M. A. (2012, Oktober 21). 10 Hari Pertama Dzulhijjah dalam Al-Qur’an. Rumaysho.Com. https://rumaysho.com/2905-10-hari-pertama-dzulhijjah-dalam-al-quran.html
Taman Firdaus (2018, 27 juli). Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah [Video]. YouTube. https://youtu.be/N3aS-b0KFPc?si=s4Y08EAiQ4Wqp7wi
Tanur Travel. (2025, Juni 30). Memahami Dam untuk Haji Tamattu: Kewajiban dan Ketentuan Pembayarannya. https://tanurtravel.com/blog/detail/54/memahami-dam-untuk-haji-tamattu-kewajiban-dan-ketentuan-pembayarannya
Posting Komentar untuk "10 Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah yang penuh barokah"