Pentingnya Menjaga Kesehatan dalam Islam



Hidup yang diberikan oleh Allah adalah sebuah nikmat yang seharusnya senantiasa kita syukuri di masa pandemi seperti ini. 

Memang, hakikatnya urusan jodoh, rezeki, dan maut merupakan rahasia Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun, ikhtiar menjaga kesehatan selama masih diberikan hidup oleh Allah adalah suatu kewajiban.

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam dalam sabdanya, mengajarkan kita agar berdoa minta dianugerahi dua kesehatan, yakni kesehatan agama dan kesehatan dunia. 

"Mintalah (kalian) kepada Allah keyakinan dan kesehatan, karena tidak ada (nikmat) yang diberikan oleh Allah kepada seseorang yang lebih baik dari pada kesehatan setelah keyakinan." (HR. Ahmad)

Nikmat Sehat

Sebagaimana yang kita tahu, mensyukuri nikmat yang Allah berikan merupakan kewajiban seluruh umat muslim dan salah satu nikmatnya yaitu nikmat sehat. 

Seseorang dengan tubuh yang sehat, akan menjalani ibadah dan hidupnya dengan nyaman, sebab seseorang yang didera rasa sakit atau mengalami keluhan, tentu akan tidak nyaman dalam melaksanakan ibadah dan menjalankan hidupnya. 

Sementara itu, seseorang yang merasa sakit, akan mengeluarkan biaya yang tak terduga dalam ikhtiar membeli obat untuk kesembuhannya.

Apabila kesehatan saja merupakan nikmat Allah yang besar dan anugerah-Nya yang melimpah, maka sangatlah pantas bagi makhluk yang diberi rizqi (terutama muslim), untuk menjaganya dan melindunginya dari hal-hal yang membahayakannya. 

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Ada dua nikmat yang di dalamnya banyak orang tertipu: sehat dan senggang." (HR. Bukhari).

Cara Menjaga Kesehatan

Setelah mengetahui betapa pentingnya menjaga kesehatan, kita pun harus tahu bagaimana cara menjaga kesehatan. Berikut terdapat tiga cara menjaga kesehatan dalam Islam.

1. Makan-makanan yang halal dan baik

Makanan akan mempengaruhi kebutuhan nilai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karenanya, kita perlu memerhatikan kandungan gizi yang terdapat pada setiap makanan yang kita makan. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَكُلُوْا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖ وَّا شْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ اِنْ كُنْـتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."

(QS. An-Nahl: Ayat 114)

2. Menjaga Kebersihan

Islam sangat menaruh perhatian terhadap kebersihan, sehingga terdapat bahasan lengkap mengenai kebersihan pada bab thaharoh. 

Kemudian, di dalam Alquran, Allah juga menegaskan bahwa cinta-Nya diberikan kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang gemar membersihkan (menyucikan) diri.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman yang artinya,

"Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At-Taubah [9]: 108). 

Dalam hadis lain ditegaskan, "Kebersihan itu sebagian dari iman." (HR. Tirmidzi).

Hidup bersih mencerminkan kepribadian seorang muslim. Hidup bersih tidak hanya menjadikan diri kita disenangi oleh orang terdekat, melainkan pasti disenangi pula oleh orang yang berada disekitar, dimanapun kita berada.

3. Olahraga Rutin

Pada poin ketiga, Islam sangat menganjurkan bagi setiap muslim untuk selalu menjaga kegesitan fisik dan kesehatan secara umum. 

Oleh karenanya, kita dianjurkan untuk berolahraga pada waktu-waktu tertentu secara rutin, sesuai dengan usia, kondisi  berat badannya, serta karakter masyarakat sekitarnya agar tubuhnya tetap bugar, kuat dan memiliki imunitas terhadap penyakit.

Sehingga, seorang muslim bisa selalu tampak segar, karena giat menjalani kewajibannya. 

Kemudian, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam, bahwasannya Allah juga sangat mencintai orang mukmin yang kuat. Oleh sebab itu, Rasulullah juga terus berusaha untuk menjaga stamina tubuhnya dengan berolah raga secara rutin.

Muslim yang Sehat

Seorang muslim yang sehat, senantiasa mendidik dirinya untuk disiplin dengan standar pola hidup sehat, dan senantiasa menyuplai jiwanya dengan semangat dan energi yang dinamis. 

Terutama untuk setiap muslim yang menyeru ke jalan Allah, harus selalu tampil dengan keadaan yang baik dan sehat. Karena dengan demikian, ia lebih mampu memasuki relung jiwa dan hati manusia serta misi dakwahnya menembus jiwa-jiwa mereka. 

Allahu alam bisshowaab.


Penulis: Aslima Sadillah

Penyunting: Tim Redaksi Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal

Posting Komentar

0 Komentar